PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
PersepsiFisiologi

antimetropia

antimetropia

Ringkasan Singkat

Antimetropia adalah kondisi medis langka pada mata di mana satu mata mengalami miopia (rabun jauh) dan mata lainnya mengalami hiperopia (rabun dekat).

n. Antimetropia merupakan sebuah kondisi refraksi mata yang spesifik dan jarang terjadi, di mana kedua mata memiliki jenis kesalahan bias yang berlawanan.

Satu mata didiagnosis menderita miopia (rabun jauh), sementara mata lainnya menderita hiperopia (rabun dekat).

Kondisi ini dapat menyebabkan kesulitan yang signifikan dalam penglihatan binokular, karena otak menerima dua gambar dengan ukuran dan kejelasan yang sangat berbeda dari masing-masing mata, yang jika tidak dikoreksi dengan lensa yang tepat, dapat memicu ambliopia (mata malas) atau ketegangan visual yang kronis.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Bennett, A. G., & Rabbetts, R. B. (1998). Clinical Visual Optics. Butterworth-Heinemann.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback